kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.683   15,00   0,08%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Laba Bersih Golden Energy (GEMS) Tumbuh 134,13% di Semester I-2022 , Ini Pendorongnya


Kamis, 01 September 2022 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Golden Energy Mines membukukan laba bersih US$ 335,92 juta pada semester I-2022.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) berhasil mencetak kinerja apik sepanjang semester pertama 2022. GEMS membukukan laba bersih US$  335,92 juta pada semester I-2022, naik  134,13% dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 143,47 juta.

Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan kenaikan  pendapatan GEMS, dimana pada semester pertama 2022, GEMS membukukan pendapatan US$ 1,33 miliar. Angka ini naik 82% dari pendapatan di semester pertama 2021 yang hanya US$ 733,59 juta

Sekretaris Perusahaan Golden Energy Mines Sudin Sudirman mengatakan, selain produksi yang lancar, harga batubara sangat mendukung pertumbuhan kinerja GEMS di paruh pertama 2022 ini.

Baca Juga: Laba Bersih Golden Energy Mines (GEMS) Melonjak 134,13% di Semester I-2022

GEMS mencatat realisasi  volume penjualan sebesar 18 juta ton batubara. Jumlah ini naik 9,09% dari realisasi penjualan di semester pertama 2021 sebesar 16,5 juta ton. Sebanyak 41% dari total penjualan GEMS dilempar ke pasar domestik, sementara sisanya sekitar 59% ditujukan untuk pasar ekspor. 

“Terutama pasar China 37% dan India sebesar 18%,” jelasnya.

Sesuai rencana kerja dan anggaran belanja konsolidasian, tahun ini GEMS menargetkan produksi 40 juta ton batubara dengan asumsi plus minus 10%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×