kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba bersih Bayan Resources (BYAN) Tergerus 44,057% hingga Kuartal III-2023


Jumat, 01 Desember 2023 / 13:12 WIB
Laba bersih Bayan Resources (BYAN) Tergerus 44,057% hingga Kuartal III-2023
ILUSTRASI. Kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tertekan sepanjang periode sembilan bulan pertama 2023.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tertekan sepanjang periode sembilan bulan pertama 2023. Laba bersih emiten pertambangan batubara ini tergerus 44,05% hingga kuartal III-2023 menjadi US$ 910,50 juta dari sebelumnya US$ 1,62 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Akibatnya, laba bersih per lembar saham BYAN menyusut menjadi US$ 0,03 dari sebelumnya US$ 0,05.

Melansir laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (1/12), penurunan laba bersih ini sejalan dengan penurunan pendapatan. Emiten besutan taipan Low Tuck Kwong ini membukukan pendapatan senilai US$ 2,75 miliar per akhir kuartal III-2023. Realisasi ini menurun 17,6% dari pendapatan di periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$ 3,34 miliar.

Baca Juga: Tajir Melintir, Aset Kekayaan Eksekutif BYAN & Grup Barito Melonjak di Bursa Saham

Penjualan batubara kepada pihak ketiga menjadi tulang punggung BYAN, dimana pendapatan segmen ini mencapai US$ 2,62 miliar. Lalu, penjualan batubara kepada pihak berelasi sebesar US$ 128,39 juta. BYAN juga mencatat pendapatan non batubara senilai US$ 5,83 juta.

Rincian pelanggan dengan pendapatan lebih besar dari 10% nilai pendapatan berasal dari China National Machinery Import and Export Corporation senilai US$ 201,61 juta. Kemudian dari pihak lainnya dengan masing-masing di bawah 10% dari jumlah pendapatan sebesar US$$ 2,18 miliar.

Di sisi lain, BYAN mencatat kenaikan sejumlah beban. Beban pokok pendapatan naik 37,5% menjadi US$ 1,43 miliar dari sebelumnya US$ 1,04 miliar. Beban penjualan juga naik 19,75% menjadi US$ 59,52 juta. Sementara beban umum dan administrasi naik 11,8% menjadi US$ 75,31 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×