kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Laba Bersih Adaro Energy (ADRO) Turun 34,17% Sepanjang 2023


Jumat, 01 Maret 2024 / 07:05 WIB
Laba Bersih Adaro Energy (ADRO) Turun 34,17% Sepanjang 2023
ILUSTRASI. Logo Adaro Energy di gedung kantor pusat ADRO, Jakarta, Jumat (4/2). Kinerja keuangan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menyusut sepanjang tahun lalu.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menyusut sepanjang tahun lalu.

Emiten tambang batubara ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 1,64 miliar. Jika dibandingkan dengan 2022, laba bersih ADRO terkoreksi 34,17% secara year-on-year (YoY). 

Laba bersih ADRO pada 2022 mencapai US$ 2,49 miliar. Akibatnya, Laba per saham ADRO juga menyusut menjadi US$ 0,05309 dari sebelumnya US$ 0,0803.

Melansir laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (1/3), kontraksi pada laba bersih ADRO sejalan dengan kontraksi pada pendapatan. ADRO membukukan pendapatan US$ 6,51 miliar sepanjang 2023, menurun 20% dari pendapatan di tahun sebelumnya yang mencapai US$ 8,10 miliar.

Baca Juga: Laba Bersih Adaro Minerals (ADMR) Naik 32,75% Sepanjang 2023

Secara rinci, pendapatan ADRO ditopang oleh penjualan batubara kepada pihak ketiga ke pasar ekspor yakni mencapai US$ 5,28 miliar. Kemudian, Penjualan batubara kepada pihak ketiga ke pasar domestik senilai US$ 825,36 juta.

ADRO juga memperoleh pemasukan dari segmen Jasa pertambangan senilai US$ 140,92 juta dan penjualan batubara domestik ke pihak berelasi senilai US$ 207,62 juta.

Adapun pelanggan yang memiliki transaksi pendapatan lebih dari 10% dari total pendapatan usaha konsolidasian yakni kepada TNB Fuel Services Sdn. Bhd. senilai US$ 996,71 juta.

Di sisi lain, Beban pokok penjualan ADRO naik 15% YoY menjadi US$ 3,98 miliar dari sebelumnya US$ 3,45 miliar. Sementara itu, ADRO berhasil menekan beban usaha pada 2023 sebesar  8% menjadi US$ 344 juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×