kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba Bersih Adaro Minerals (ADMR) Naik 32,75% Sepanjang 2023


Jumat, 01 Maret 2024 / 06:57 WIB
Laba Bersih Adaro Minerals (ADMR) Naik 32,75% Sepanjang 2023
ILUSTRASI. Area produksi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Pendapatan Adaro Minerals (ADMR) meningkat 20% menjadi US$ 1,08 miliar pada tahun 2023.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) berhasil bertumbuh sepanjang 2023. Emiten produsen batubara kokas ini membukukan laba bersih senilai US$ 441,02 juta sepanjang 2023.

Realisasi laba bersih AMDR ini naik 32,75% dari capaian laba bersih pada 2022 yang hanya US$ 332,21 juta. Dus, laba per saham dasar juga naik 32,75% menjadi US$ 0,0108 dai sebelumnya US$ 0,0081

Melansir laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (1/3), kenaikan laba bersih ini sejalan dengan kenaikan pendapatan. ADMR membukukan pendapatan senilai US$ 1,08 miliar, naik 20% dari realisasi pendapatan di 2022 yang hanya US$ 908,14 juta.

Baca Juga: Suntik Rp 377 Miliar, ADMR Gantikan ADRO Jadi Pengendali Alam Tri Cakra Indonesia

Penjualan batubara kepada pihak ketiga mendominasi pendapatan ADMR yakni mencapai US$ 599,86 juta, disusul Penjualan batubara kepada pihak berelasi senilai US$ 484,13 juta.

Penjualan kepada pelanggan yang memiliki transaksi pendapatan lebih dari 10% dari total pendapatan usaha yakni kepada Adaro Indonesia (Singapore) selaku pihak berelasi senilai US$ 484,13 juta

Beban pokok pendapatan ADMR sepanjang tahun lalu naik 35% secara year-on-year (YoY) menjadi US$ 502,75 juta sejalan dengan kenaikan pendapatan.

Di sisi lain, beban usaha pada turun 8% menjadi US$ 344 juta karena penurunan 17% pada komisi penjualan dan perusahaan mencatat pembalikan terhadap cadangan beban yang belum dibayar untuk komponen terkait beban terkait kewajiban pembayaran kepada pemerintah sebesar uUS$ 53,8 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×