kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Laba Bersih 2009 INCO Anjlok 52,5%


Kamis, 11 Februari 2010 / 21:03 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Test Test

JAKARTA. Harga penjualan nikel yang turun drastis sepanjang tahun lalu membuat pendapatan PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) tergerus 42% menjadi US$ 760,95 juta. Akibatnya, laba bersih INCO anjlok 52,57% menjadi US$ 170,42 juta.


Menurut Indra Ginting, Sekretaris Perusahaan INCO, penurunan ini disebabkan volume penjualan nikel INCO di tahun 2009 turun 8,4% dari 73.475 ton menjadi 67.782 ton. "Kondisi ini diperparah harga jual rata-rata nikel yang merosot 36,66% menjadi US$ 11.227 per ton," katanya, kemarin (11/2).


Tahun ini, INCO menganggarkan belanja modal sebesar US$ 257,7 juta. Sekitar US$ 112,1 juta dari belanja modal itu digunakan untuk biaya modal usaha. Sedangkan sebanyak US$ 141,3 juta untuk modal pertumbuhan, dan sisanya buat pengelolaan lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×