Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yen Jepang (JPY) melemah hingga di bawah 162 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa (30/6). JPY turun ke level terendah sejak 1986, meningkatkan kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan dan membuat investor waspada terhadap potensi intervensi mata uang oleh Pemerintah Jepang.
Seperti dikutip Trading economics, Selasa (30/6), Yen tetap berada di bawah tekanan karena kesenjangan suku bunga yang lebar antara Jepang dan AS terus berlanjut, dengan Bank Sentral Jepang melanjutkan normalisasi kebijakan secara bertahap sementara Federal Reserve diperkirakan akaan melakukan beberapa kenaikan suku bunga tahun ini.
Baca Juga: Arus Modal Mengalir ke Dolar AS, Euro dan Yen Makin Tertekan
Perdagangan carry trade yang berkelanjutan dan permintaan yang terus menerus terhadap dolar AS sebagai mata uang safe-haven juga terus menekan yen.
Sementara itu, ekonomi Jepang tetap rentan terhadap gangguan pasokan energi karena ketergantungannya yang besar pada impor minyak dari Timur Tengah.
Di bidang ekonomi, produksi industri di Jepang meningkat tapi di bawah dari yang diharapkan pada bulan Mei. Ini menggarisbawahi dampak ketegangan di Timur Tengah terhadap rantai pasokan dan biaya energi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














