kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Kurs Rupiah Jisdor Melemah 3,68% Sepanjang Januari-September 2025


Selasa, 30 September 2025 / 18:04 WIB
Kurs Rupiah Jisdor Melemah 3,68% Sepanjang Januari-September 2025
ILUSTRASI. Kurs rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia tercatat melemah dari Januari ke September 2025. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/29/09/2025


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kurs rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia tercatat melemah dari Januari ke September 2025. Seperti diketahui, pada penutupan perdagangan hari ini Selasa (30/9/2025), berdasarkan Jisdor Bank Indonesia, rupiah melemah 0,07% secara harian ke Rp 16.692 per dolar AS.

Kepala Departemen Riset dan Informasi Pasar, PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), Salvian Fernando mengatakan, mata uang rupiah menjadi mata uang kedua di Asia yang mengalami pelemahan paling signifikan. Hal itu salah satunya karena demonstrasi dan reshuffle kabinet yang salah satunya pergantian menteri keuangan. 

“Per 25 September angka rupiah Jisdor BI sudah di level Rp 16.752 per dolar AS, melemah 3,68% sepanjang tahun,” ujar Salvian, Selasa (30/9/2025). 

Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp 16.665 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

Salvian menilai pelemahan tersebut sangat disayangkan karena terjadi di tengah indeks dolar Amerika Serikat/AS (DXY) yang sebenarnya mengalami pelemahan cukup signifikan sepanjang tahun ini yaitu -9,16%. 

Salvian melihat mata uang negara Asia lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, China, hingga Malaysia menikmati pelemahan dolar yang cukup membawa dampak positif untuk mata uang mereka. 

“Tapi Indonesia masih belum bisa mengambil keuntungan dari hal tersebut,” ucap Salvian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×