CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Kuota Ditambah Jadi Rp 30 T, Ini Cara Pesan ORI030 Sebelum Batas Akhir 31 Juli 2026


Senin, 20 Juli 2026 / 06:31 WIB
Kuota Ditambah Jadi Rp 30 T, Ini Cara Pesan ORI030 Sebelum Batas Akhir 31 Juli 2026
ILUSTRASI. Kuota Ditambah Jadi Rp 30 T, Ini Cara Pesan ORI030 Sebelum Batas Akhir 31 Juli 2026


Reporter: Adi Wikanto, Vatrischa Putri Nur | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah kembali menambah kuota Surat Berharga Negara (SBN) ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 karena tingginya permintaan. Berikut cara investasi ORI030 dengan modal hanya Rp 1 juta. 

Melansir data salah satu mitra distribusi ORI030, yakni PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit), menunjukkan total kuota ORI030 telah ditambah dua kali untuk mengakomodasi tingginya minat investor.

Kuota yang semula sebesar Rp 20 triliun meningkat menjadi Rp 25 triliun pada Kamis (16/7/2026). Kemudian kuota ORI030 kembali ditambah menjadi Rp 30 triliun pada Jumat (17/7/2026).

Kuota tersebut terdiri atas ORI030T3 sebesar Rp 25 triliun dan ORI030T6 sebesar Rp 5 triliun. Meski total kuota telah ditambah Rp 10 triliun dari target kuota awal, laju pemesanan tetap tinggi.

Tonton: Patriot Bond Bisa Pulangkan Dana Rp15.000 Triliun yang Diduga Bocor dari SDA Indonesia

Data Bibit per 17 Juli 2026 pukul 19.30 WIB menjabarkan, ORI030-T3 (tenor 3 tahun) menyisakan kuota 10,2% atau sekitar Rp 2,557 triliun dari total kuota Rp 25 triliun. Sementara itu, ORI030-T6 (tenor 6 tahun) menyisakan kuota 26,3% atau sekitar Rp 1,315 triliun dari total kuota Rp 5 triliun.

Dengan demikian, total kuota ORI030 yang masih tersisa mencapai sekitar Rp 3,872 triliun. Artinya, pemesanan ORI030 telah mencapai sekitar Rp 26,13 triliun atau 87,1% dari total kuota nasional sebesar Rp 30 triliun.

Merespons antusiasme investor tersebut, Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN), Novi Puspita Wardani, mengatakan pemerintah mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap ORI030. 

Menurutnya, tingginya minat tersebut mencerminkan kepercayaan investor ritel terhadap instrumen SBN ritel sekaligus terhadap perekonomian Indonesia. 

Ada pun masa penawaran ORI030 berlangsung pada tanggal 6 Juli hingga 30 Juli 2026. Novi mengatakan, pemerintah memiliki fleksibilitas dalam menentukan besaran penerbitan SBN ritel. 

“Selama masa penawaran, pemerintah dapat melakukan penyesuaian kuota dengan mempertimbangkan perkembangan permintaan dari investor ritel,” ujar Novi saat dihubungi Kontan, Jumat (17/7/2026).

Namun, Novi menekankan, keputusan penyesuaian kuota tetap mempertimbangkan sisa kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir tahun, serta mempertimbangkan kondisi pasar keuangan guna mendapatkan biaya utang yang lebih efisien.

Tonton: Gaji Pegawai Koperasi Merah Putih Terungkap! Pemerintah: Disesuaikan Pendapatan Koperasi 

Cara investasi ORI030 

Investasi ORI030 hanya butuh modal minimal Rp 1 juta. Berikut cara investasi obligasi ritel ORI030:

1. Registrasi

Registrasi untuk investasi obligasi ritel ORI030 dapat dilakukan setiap saat bahkan sebelum masa penawaran SBN Ritel dibuka. Calon Investor dapat mendaftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis), dengan menginput data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga.

Bagi Calon Investor yang belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, dan/atau Rekening Surat Berharga, dapat menghubungi Midis. Single Investor Identification (SID) atau Nomor Tunggal Identitas Pemodal adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek lndonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian.

2. Pemesanan

Setelah registrasi berhasil, calon investor melakukan pemesanan obligasi ritel ORI030 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran obligasi ritel ORI030 .

Tonton: PLN Beberkan Progres RUPTL, 143 Proyek Telah Beroperasi

3. Pembayaran

Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), calon Investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) atas pembelian obligasi ritel ORI030 melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi. Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking)/ Pos/ Lembaga Persepsi Lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi

Setelah pembayaran, calon Investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi obligasi ritel ORI030 pada tanggal setelmen/penerbitan. Setelah setelmen, investor dapat meminta Bukti Konfirmasi Kepemilikan obligasi ritel ORI030 kepada Mitra Distribusi.

Baca Juga: Buyback Rp 8 T Bikin Harga Saham Blue Chip Ini Bangkit, Pilih Beli/Jual?

Daftar mitra distribusi ORI030 

Berdasarkan laman resmi Kemenkeu, berikut daftar bank dan platform investasi yang melayani pembelian ORI030 :

  1. Bank: BCA, Mandiri, BNI, BRI, BTN, Permata, HSBC Indonesia, Maybank, OCBC, DBS, Panin, CIMB Niaga, Danamon, UOB, Mega, Standard Chartered, Victoria, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, SMBC Indonesia.
  2. Sekuritas dan platform investasi: Mandiri Sekuritas, BRI Danareksa, Trimegah Sekuritas, Bahana Sekuritas, Bina Artha Sekuritas, Philip Sekuritas, BNI Sekuritas, Panin Sekuritas, Bareksa, Fundtastic, Tanamduit, Bibit.
AS Guncang Perdagangan Global, Tarif 25% untuk Impor Brasil Resmi Berlaku

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×