kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Krisis Eropa dan Oracle menjadi sentimen negatif Wall Street akhir pekan


Sabtu, 25 Juni 2011 / 06:36 WIB
ILUSTRASI. Tips Google Meet, mengubah background menjadi blur


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS ditutup melorot akhir pekan kemarin. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 1,2% menjadi 1.268,45. Sepanjang minggu ini, indeks S&P turun 0,2%.

Sejumlah faktor yang menyebabkan penurunan tersebut antara lain kecemasan akan krisis utang Eropa serta anjloknya saham Oracle Corp. Kondisi itu membuat saham-saham berbasis teknologi dilanda aksi jual mengikuti kejatuhan saham Oracle.

"Ada kecemasan tingkat tinggi di pasar. Banyak sekali isu yang patut menjadi perhatian. Jika kita melihat Eropa , ada masalah Yunani dan perbankan Italia," urai Kevin Caron, market stratgeist Stifel Nicolaus & Co di New Jersey.

Asal tahu saja, saham-saham perbankan di Eropa kemarin juga dilanda aksi jual setelah Moody's Investor Service menurunkan peringkat 13 bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×