kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.841   -78,00   -0,46%
  • IDX 8.007   72,06   0,91%
  • KOMPAS100 1.129   12,10   1,08%
  • LQ45 820   3,93   0,48%
  • ISSI 283   5,35   1,92%
  • IDX30 426   -0,37   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -3,16   -0,61%
  • IDX80 126   1,17   0,93%
  • IDXV30 139   0,24   0,17%
  • IDXQ30 138   -0,60   -0,43%

Kontrak CPO lanjut reli hari kedua


Senin, 24 Oktober 2011 / 11:29 WIB
Kontrak CPO lanjut reli hari kedua
ILUSTRASI. Efek samping vaksin corona Pfizer yang umum terjadi seperti sakit kepala dan nyeri otot.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Spekulasi penyelesaian krisis Eropa sudah semakin dekat mengangkat harga minyak sawit atau crude palm oil (CPO). Reli CPO pun berlanjut untuk hari yang kedua.

Kontrak CPO untuk pengiriman Januari di Malaysia Derivatives Exchange naik 0,4% ke level RM 2.895 atau setara US$ 926 per metrik ton, sebelum bergulir ke RM 2.890 per metrik ton pada pukul 11.22 waktu Kuala Lumpur.

Permintaan komoditas meningkat seiring spekulasi para pemimpin Eropa sudah kian dekat pada keputusan penanganan krisis Eropa. Akibatnya, harga minyak mentah dan kedelai melejit, sehingga harga minyak sawit pun ikut terdongkrak.

Kemarin, pemimpin Eropa Para menguraikan rencana untuk membantu perbankan, dan mengesampingkan penggunaan dana Bank Sentral Eropa untuk meningkatkan dana penyelamatan. Mereka kemungkinan akan menyetujui rencana tersebut untuk mencegah perpecahan di zona euro pada pertemuan 26 Oktober mendatang.

Analis Phillip Futures Pte. Ker Chung Yang menyebut, hasil akhir pertemuan Uni Eropa kemungkinan akan keluar pada Rabu. Namun, investor masih lebih suka menjauh dari pasar, karena minggu ini perdagangan juga tidak penuh. Perdagangan di bursa Malaysia diliburkan pada 26 Oktober seiring perayaan Diwali.

"Pembeli akan memiliki gambaran yang lebih jelas setelah ada resolusi dari Eropa," ungkapnya hari ini, di Singapura.

Sementara itu, harga minyak mentah untuk pengiriman Desember naik 0,8% ke US$ 88,07 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, kontrak kedelai untuk pengiriman Januari reli 1,1% ke level US$ 12,34 per bushel di Chicago Board of Trade. Minyak kedelai untuk pengiriman Desember naik 0,8% ke 51,67 sen per pound.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×