kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kondisi pasar dinilai cukup baik, lelang SUN pekan depan bisa tembus Rp 100 triliun


Minggu, 26 Juli 2020 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas karyawan yang memantau perdagangan obligasi atau surat utang di dealing room Bank BRI di Jakarta, Selasa (12/8). Kondisi pasar dinilai cukup baik, lelang SUN pekan depan bisa tembus Rp 100 triliun. Kompas/Iwan Setiyawan (SET) 12-08-2014


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Tendi Mahadi

"Setiap utang yang dikeluarkan pemerintah ada kepastian dibeli BI, ini membuat investor merasa lebih optimis. Sekarang yang terpenting bagaimana utang bisa dimaksimalkan," jelasnya. 

Namun, Ramdhan juga menyadari pertumbuhan kasus Covid-19 masih meningkat, begitu juga di kota-kota besar dan global. Di sisi lain, implementasi vaksin Covid-19 juga belum diketahui pasti.

Baca Juga: Emiten bersiap lunasi obligasi jatuh tempo di sisa 2020 sekitar Rp 17,13 triliun

Di samping itu, Ramdhan menilai ketidakpastian pasar masih tinggi, sehingga secara umum membuat investor cenderung memilih obligasi dengan tenor pendek. Meskipun begitu, pada lelang SBSN sebelumnya tenor jangka panjang cukup banyak dilirik, khususnya oleh investor lokal, sedangkan asing masih bertahan di tenor jangka pendek dan menengah.

"Pekan depan, yield untuk tenor 5 tahun diprediksi berada di kisaran 6%, sedangkan untuk tenor 10 tahun di kisaran 6,8%," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×