kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

KKGI habiskan US$ 1,26 juta untuk pengeboran


Rabu, 06 November 2013 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI) telah melakukan pengeboran (drilling) tambahan di Sub Blok Tanjung Barokah. Kegiatan ini menggandeng anak usahanya yaitu, PT Insani Baraperkasa, sebagai pelaksana kegiatan eksplorasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/11). Dalam kegiatan pengeboran itu, KKGI mengeluarkan biaya US$ 1,26 juta atau setara Rp 14,4 miliar (kurs tengah: Rp 11.414).

Sedangkan aktivitas eksplorasi atau pengeboran tersebut dilakukan sejak awal tahun dan selesai pada bulan Oktober lalu. Kedepannya, manajemen masih memiliki rencana untuk menetapkan sub blok Loajanan yang saat ini masih berada dalam tahapan pemetaan geologi dan pembebasan lahan.

Namun, untuk penggarapan blok Separi, saat ini masih dilakukan kajian pengeboran. Menurut perusahaan, seluruh blok yang tertuang dalam Perjanjian Karya Pengusaha Batu Bara (PKP2B) Insani Baraperkasa sudah memperoleh persetujuan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM).

Informasi saja, pada perdagangan hari ini saham KKGI turun 25 poin, atau melemah 0,99% ke level Rp 2.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×