Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli
3. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
ITMG memajukan strategi diversifikasinya melalui ekspansi energi terbarukan dan paparan selektif terhadap rantai nilai nikel.
Hingga kuartal ke-3 tahun 2025, kapasitas energi terbarukan berbasis surya kumulatif yang dikontrak ITMG mencapai 102 megawatt peak (MWp), naik 13% secara quarter on quarter (QoQ), yang menggarisbawahi meningkatnya permintaan akan energi rendah karbondi seluruh operasinya dan klien eksternal.
Secara paralel, ITMG mengakuisisi 585 juta saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk. (NICE) senilai Rp 256,23 miliar dengan harga Rp 438 per saham, premium dari harga pasar sekitar Rp 410 per saham. Ini memberikan ITMG kepemilikan saham minoritas sebesar 9,62%.
Baca Juga: IHSG Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (7/1)
Perusahaan mengklarifikasi bahwa pembelian tersebut merupakan investasi langsung yang tidak mengendalikan dan bukan repo, yang dimaksudkan untuk mengamankan paparan strategis jangka panjang terhadap sektor nikel Indonesia sebagai bagian dari pergeseran yang lebih luas menuju aset yang selaras dengan transisi energi.
Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 24.300
Rizal Rafly, Ajaib Sekuritas Asia dalam risetnya pada 12 Desember 2025
Selanjutnya: KPK Bongkar Rente Kuota Haji Tambahan 2024, Potensi Dana Capai Rp 396 Miliar
Menarik Dibaca: Fres & Natural Kolaborasi dengan Vilo Gelato, Tawarkan Wangi Baru untuk Anak Muda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













