kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Kinerja Emiten Semen Diproyeksi Membaik pada Tahun 2023, Ini Faktor Pendorongnya


Sabtu, 04 Februari 2023 / 18:20 WIB
ILUSTRASI. Mengalami penurunan kinerja pada tahun lalu, industri semen nasional diproyeksikan bakal mencetak pertumbuhan di tahun ini.KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski sempat mengalami penurunan kinerja pada tahun lalu, industri semen nasional diproyeksikan bakal mencetak pertumbuhan di tahun 2023 ini. Equity Research Analyst Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei memproyeksikan akan ada kenaikan volume penjualan meskipun tipis. 

"Volume penjualan mungkin akan tumbuh tipis, dengan margin meningkat di tahun ini," ungkap Jono kepada Kontan.co.id, Minggu (29/1). 

Jono menyebutkan bahwa industri semen memang mengalami penurunan kinerja pada tahun lalu. Selain volume penjualan yang turun akibat melemahnya permintaan, kenaikan harga jual rata-rata juga turut membebani kinerja emiten semen selama tahun 2022. 

Baca Juga: Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) Merilis Produk Semen Ramah Lingkungan

Dia menjelaskan, penurunan permintaan tersebut terjadi sebagai dampak dari perlambatan realisasi sejumlah proyek konstruksi karena dampak Covid-19. Sementara kenaikan harga jual rata-rata disebabkan oleh melonjaknya harga energi seperti bahan bakar minyak (BBM) dan batubara. 

Nah, dengan outlook ekonomi yang lebih cerah di tahun ini, Jono memproyeksikan akan ada kenaikan kinerja dari emiten semen. Salah satu katalis positifnya yakni anggaran infrastruktur yang naik sehingga memicu percepatan proyek konstruksi, termasuk proyek pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

"Dan harga batubara dan BBM yang turun akan menjadi katalis positif bagi emiten semen.

Baca Juga: Semen Baturaja (SMBR) Optimistis Volume Penjualan Semen Tumbuh Positif di Tahun 2023

Melihat faktor-faktor di atas, Henan Putihrai Sekuritas pun merekomendasikan untuk buy saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan target harga Rp 9.000. 

"Selain karena hal-hal di atas, aksi korporasi SMGR untuk menjadi pemain industri semen terintegrasi terbesar di Indonesia, dengan telah mengakuisisi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) juga akan mendorong kinerja SMGR," pungkas dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×