kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kinerja emiten dan isu China hambat gerak Nikkei


Jumat, 10 Agustus 2012 / 13:52 WIB
Kinerja emiten dan isu China hambat gerak Nikkei
ILUSTRASI. Warga belanja kebutuhan pokok di sebuah ritel pusat perbelanjaan di Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Untuk kali pertama dalam lima hari, bursa Jepang ditutup di zona merah. Pada pukul 15.00 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1% menjadi 8.891,44. Dengan demikian, sepanjang pekan ini, indeks Nikkei berhasil menanjak 3,9%. Sedangkan indeks Topix turun 0,7% menjadi 746,79. Dalam setiap tiga saham yang naik, terdapat dua saham yang turun.

Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa Jepang antara lain: Trend Micro yang anjlok 9,1% setelah membukukan penurunan pendapatan, Advantest Corp turun 1,2%, Canon Inc turun 2,4%, dan DeNa Co melonjak 22%.

Salah satu faktor negatif yang menghambat bursa Jepang hari ini adalah kinerja perusahaan yang negatif. Selain itu, pasar juga bereaksi negatif terhadap data ekspor China yang pertumbuhannya mendekati nilai nol.

Selain itu, "Investor melakukan aksi profit taking dari kenaikan saham pekan ini. Kinerja perusahaan yang berbasis permintaan domestik tidka terlalu buruk. Namun perusahaan yang bergantung pada permintaan luar negeri terpukul penguatan yen akibat krisis Eropa yang memburuk," urai Naoki Fujiwara, chief fund manager Shinkin Asset Management Co di Tokyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×