kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45994,16   -8,36   -0.83%
  • EMAS1.136.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kinerja Emiten BUMN Diramal Tertopang Sentimen Pemilu, Simak Rekomendasi Sahamnya


Minggu, 24 September 2023 / 08:35 WIB
Kinerja Emiten BUMN Diramal Tertopang Sentimen Pemilu, Simak Rekomendasi Sahamnya


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten badan usaha milik negara (BUMN) diprediksi akan ditopang oleh sentimen rangkaian Pemilu 2024. Kinerja emiten BUMN menjadi sorotan setelah IDX BUMN20 tercatat naik 1,35% secara year to date (YtD) dan utang luar negeri (ULN) perusahaan pelat merah mengalami penurunan.

Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri BUMN per akhir Juli 2023 sebesar US$ 48 miliar, turun 1,51% secara bulanan dari S$ 48,74 miliar. Secara tahunan, ULN BUMN turun 12,78 dari US$ 55,04 miliar.

Kelompok BUMN bukan lembaga keuangan turun 0,88% secara bulanan, ULN bank turun 5,35% secara bulanan, dan ULN lembaga keuangan bukan bank tetap.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta mengatakan, sentimen kenaikan kinerja IDX BUMN20 beragam.  Pertama, stabilitas pertumbuhan kinerja emiten BUMN yang didorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. 

Baca Juga: Bisnis Otomotif Tumbuh, Simak Rekomendasi Saham ASII Berikut Ini

“Para investor kemungkinan sedang senang dengan kinerja fundamental emiten BUMN” ujarnya kepada Kontan, Selasa (19/9).

Kedua, komitmen emiten BUMN dalam menerapkan good corporate governance (GCG).

“Ini esensial bagi investor untuk berinvestasi, karena meningkatkan kepercayaan mereka pada para emiten BUMN,” tuturnya.

Ketiga, minat berinvestasi yang naik, karena tingkat literasi yang meningkat.

“Sehingga, ini menambah investor baru yang menyukai saham-saham BUMN yg aktif diperdagangkan, karena kapitalisasi pasarnya besar,” paparnya.

Kinerja emiten BUMN juga terbantu dengan adanya sentimen rangkaian Pemilu 2024. 

Masa kampanye sendiri dimulai pada bulan November 2023, pemilu akan dilaksanakan pada bulan Februari 2024, dan pelantikan presiden terpilih akan dilakukan pada bulan Oktober 2024.

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham INCO dari BRI Danareksa Sekuritas Berikut Ini

Akibatnya, peredaran uang di masyarakat Indonesia akan meningkat. Sehingga, akan semakin banyak investor yang terpikirkan untuk menambah kepemilikan saham.

“Aliran dana di Indonesia pun akan semakin deras, tak hanya dari luar negeri, tetapi juga dari pasar dalam negeri,” tuturnya.

Terkait kinerja sektor, Nafan melihat, sektor basic industry dan energi menopang kinerja emiten-emiten BUMN, khususnya yang tergabung di IDX BUMN20.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×