kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Khawatir pasokan susut, harga minyak makin dekati US$ 80 per barel


Senin, 24 September 2018 / 08:35 WIB
ILUSTRASI. Minyak mentah


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak mentah dunia menanjak pada Senin pagi (24/9). Pasokan minyak diperkirakan makin ketat seiring makin dekatnya penerapan sanksi dari Washington terhadap Iran pada November mendatang.

Harga minyak jenis Brent berada di US$ 79,74 per barel, naik 94 sen atau 1,2% pada pagi ini. 

Sementara minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) menguat 74 sen atau 1,1% menjadi US$ 71,52 per barel.

"Pasar semakin khawatir mengenai persediaan minyak AS yang makin menyusut," tulis ANZ. Data dari EIA pekan lalu, cadangan minyak mentah komersil AS berada di level terendah sejak 2015 mendatang. Sedangkan produksi tetap berada di kisaran rekor 11 juta barel per hari.

Penurunan cadangan minyak AS ini berdekatan dengan rencana penerapan sanksi terhadap Iran November mendatang. Sanksi ini diperkirakan pasar bisa mengurangi ekspor minyak lebih dari 1 juta bpd. 

Sementara itu, kemarin, Arab Saudi sebagai pemimpin OPEC mengatakan enggan mengobral kenaikan produksi minyak mentah. Negara tersebut meminta produsen minyak lainnya memproduksi minyak sesuai dengan permintaan.   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×