kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Khawatir ekonomi China melambat, rupiah melemah di awal perdagangan


Senin, 14 Januari 2019 / 10:42 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat di awal perdagangan Senin (14/1). Mengutip Bloomberg pukul 10.25 WIB, rupiah melemah 0,32% ke level Rp 14.093 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan menyebut, pelemahan rupiah didorong oleh kekhawatiran para pelaku pasar terkait potensi perlambatan ekonomi China. Hal ini tak lepas dari keputusan pemerintahan China yang menurunkan target pertumbuhan ekonomi di tahun ini di kisaran 6%-6,5%.

Di sisi lain, dollar AS mengalami penguatan dalam dua hari terakhir. "Tapi penguatan dollar AS lebih disebabkan faktor teknikal setelah mengalami pelemahan yang cukup signifikan sebelumnya," ujar Yudi.

Data ekonomi AS yang dirilis akhir pekan lalu sebenarnya kurang menguntungkan bagi fundamental the greenback mengingat hasilnya negatif. Seperti data inflasi sektor konsumer AS di bulan Desember yang turun 0,1%.

"Data-data yang negatif membuat pelaku pasar semakin yakin bahwa The Fed akan menahan kenaikan suku bunga acuan AS," katanya.

Yudi memperkirakan, rupiah masih berpeluang melemah di sisa perdagangan hari ini walau dalam rentang yang terbatas. Prediksinya, rupiah akan bergerak di area Rp 13.950-Rp 14.170 per dollar AS hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×