kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.880   -108,00   -0,60%
  • IDX 6.131   9,19   0,15%
  • KOMPAS100 794   1,03   0,13%
  • LQ45 608   -0,55   -0,09%
  • ISSI 213   1,32   0,62%
  • IDX30 337   -0,70   -0,21%
  • IDXHIDIV20 428   1,44   0,34%
  • IDX80 91   0,11   0,13%
  • IDXV30 116   0,84   0,73%
  • IDXQ30 110   0,10   0,09%

Rupiah diprediksi menguat, berikut sentimen pendorongnya


Senin, 14 Januari 2019 / 06:39 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita, Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data inflasi Amerika Serikat (AS) periode Desember mengecewakan. Hal ini bisa membuat kurs rupiah menguat di awal pekan. Apalagi, Jumat (11/1), kurs spot rupiah naik tipis 0,04% ke Rp 14.048 per dollar AS. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia juga menguat 0,12% jadi Rp 14.076 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, alih-alih inflasi, AS justru mengalami deflasi 0,1% di Desember. Ini deflasi pertama dalam sembilan bulan terakhir. Alhasil, the greenback berpotensi kembali melemah. Otomatis, rupiah berpeluang menguat.

Namun, Direktur Garuda Berjangka Ibrahim menambahkan, voting Brexit yang berlangsung pada Selasa (15/1) membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati. Oleh karena itu, rupiah tampaknya cenderung akan bergerak terbatas.

Di saat yang sama, neraca dagang Indonesia juga akan dirilis. Josua memprediksi, defisit neraca dagang periode Desember akan turun.

Karena itu, Josua optimistis rupiah bergerak dalam rentang Rp 13.950–Rp 14.150 per dollar AS. Sementara Ibrahim memperkirakan mata uang Garuda bergerak dalam kisaran Rp 13.990–Rp 14.100 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×