Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.140
  • EMAS707.000 -0,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Kepemilikan Rajawali Corpora menciut jadi 17,81% setelah konversi obligasi TAXI

Minggu, 26 Mei 2019 / 07:57 WIB

Kepemilikan Rajawali Corpora menciut jadi 17,81% setelah konversi obligasi TAXI
ILUSTRASI. Taksi PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) merampungkan konversi obligasi tahap pertama pekan lalu. Emiten taksi ini telah menerbitkan 4 miliar saham baru yang ditukar dengan Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 senilai Rp 400 miliar.

Penerbitan 4 miliar saham baru lewat pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu ini telah mendapatkan restu pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 6 Mei 2019.


Setelah konversi, kepemilikan PT Rajawali Corpora yang merupakan pemegang saham pengendali merosot dari 51% menjadi hanya 17,81%. 

"TAXI telah berkoordinasi dengan Rajawali Corpora sehubungan dengan rencana strategis guna menjaga going concern hanya dalam kapasitas Rajawali Corpora selaku pemegang saham pengendali dengan tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ungkap Megawali Affan, Sekretaris Perusahaan TAXI dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (22/5) lalu.

Penukaran obligasi menjadi saham ini merupakan penukaran tahap pertama dari total nilai obligasi TAXI tahun 2014 yang bernilai Rp 1 triliun. TAXI telah menukar sisa obligasi senilai Rp 600 miliar menjadi Obligasi Konversi Express Transindo Utama 2019 tanpa bunga yang akan jatuh tempo pada 31 Desember 2020.

BEI telah menyetujui pra-pencatatan saham baru atas konversi sisa obligasi konversi menjadi sebanyak-banyaknya 6 miliar saham baru dengan nilai nominal dan harga pelaksanaan Rp 100 per saham. Setelah konversi ini, nantinya kepemilikan Rajawali Corpora akan turun lagi menjadi 8,98%.

Sekadar informasi, Rajawali Corpora memiliki 1,09 miliar saham TAXI dan publik menggenggam 1,05 miliar saham emiten transportasi ini. Setelah konversi pertama, pemegang obligasi TAXI memiliki 65,09% saham dan akan naik lagi menjadi 82,37% setelah konversi kedua.

Setelah restrukturisasi obligasi, TAXI pun harus menggenjot bisnis. Kinerja emiten transportasi ini terus menurun. Pada kuartal pertama 2019, TAXI meraup pendapatan Rp 38,01 miliar, turun 38,70% ketimbang periode yang sama tahun lalu Rp 62,01 miliar.

Tapi, kerugian bersih TAXI mengecil hingga 61,25% menjadi Rp 42,19 miliar dari sebelumnya Rp 108,88 miliar.

Sekadar informasi, pendapatan TAXI turun dalam tiga tahun berturut-turut pada periode 2016-2018. Emiten ini pun mencetak kerugian dalam tiga tahun terakhir.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0019 || diagnostic_api_kanan = 0.0632 || diagnostic_web = 0.3190

Close [X]
×