kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kencana Energi Lestari (KEEN) incar pendapatan capai US$ 31 juta di tahun ini


Selasa, 07 April 2020 / 15:31 WIB
Kencana Energi Lestari (KEEN) incar pendapatan capai US$ 31 juta di tahun ini
ILUSTRASI. Ilustrasi pembangkit listrik tenaga air PLTA Madong milik PT Kencana Energi Lestari Tbk


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

Untuk membantu peningkatan kinerja dan penyelesaian proyek EBT, tahun ini KEEN menyediakan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 25 juta-US$ 30 juta. Dana capex tersebut berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan.

Terkait  proyek, KEEN berupaya menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Madong di Tana Toraja Sulawesi Selatan yang berkapasitas 10 MW. Pengerjaan proyek ini masih terus berlangsung di tengah ancaman pandemi virus corona.

Manajemen KEEN yakin proyek PLTMH Madong akan memasuki fase commercial of date (COD) pada tahun 2022 nanti.

Baca Juga: KEEN dan TGRA cermati efek virus corona terhadap kelangsungan proyek EBT

Selain itu, pihak KEEN masih memiliki pipeline proyek-proyek pembangkit EBT yang sedang dalam tahap perencanaan. Di antaranya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM) yang berkapasitas 10 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 20 MW di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Penyebaran Covid-19 tidak mengubah komitmen kami untuk mengembangkan pembangkit energi terbarukan," tutur Wilson.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×