kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Kenalkan Podomoro Parkland, Agung Podomoro (APLN) Lanjutkan Pengembangan di Karawang


Jumat, 16 September 2022 / 15:18 WIB
Kenalkan Podomoro Parkland, Agung Podomoro (APLN) Lanjutkan Pengembangan di Karawang
ILUSTRASI. Petugas menawarkan unit properti kepada pengunjung Festival Investasi Properti di Jakarta, Kamis (15/9/2022).  (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melanjutkan pengembangannya di Karawang. Pengembangan ini menilik pesatnya pembangunan infrastruktur dan investasi di Karawang.

Direktur Marketing APLN Agung Wirajaya mengatakan bahwa inovasi selanjutnya dari proyek di Karawang dari Podomoro Parkland. Ia mengatakan, produk ini merupakan kawasan mandiri terintegrasi yang merepresentasikan living in style, kehidupan modern, elegan dan sophisticated.

"Kehadiran kawasan ini akan melengkapi ekosistem industri properti dan dapat meningkatkan outlook positif investasi properti di Karawang," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (16/9).

Selain itu, juga menambah daftar produk APLN di Karawang. Sebelumnya, Agung Podomoro telah membangun Kota Kertabumi dan Grand Taruma Commercial.

Baca Juga: Telkom (TLKM): Sinergi Telkomsel dan IndiHome Bakal Terlaksana pada Tahun Depan

Agung menjelaskan, keputusan manajemen memilih Karawang sebagai investasi properti karena kawasan ini didukung pembangunan infrastruktur yang masif. Kemudian, peningkatan investasi di Indonesia termasuk Karawang akan serta merta meningkatkan harga properti di wilayah tersebut.

Adapun realisasi investasi di Karawang meningkat menjadi Rp 26,63 triliun atau 111,16% pada 2021. Sehingga berdampak terhadap meningkatnya jumlah serapan tenaga kerja hingga jumlah ekspatriat di wilayah tersebut.

“Potensi Karawang naik kelas secara jangka panjang sangat terbuka lebar. Salah satu indikatornya, dengan semakin banyaknya ekspatriat dari berbagai negara seiring dengan realisasi investasi dari perusahaan kelas dunia di Karawang. Praktis kebutuhan akan hunian yang nyaman dan berkualitas makin dibutuhkan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×