kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.921   -74,00   -0,44%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Kenaikan Harga Minyak Terpangkas Usai Muncul Rencana AS Akhiri Konflik Timur Tengah


Rabu, 25 Maret 2026 / 05:40 WIB
Kenaikan Harga Minyak Terpangkas Usai Muncul Rencana AS Akhiri Konflik Timur Tengah
ILUSTRASI. Harga Minyak (REUTERS/Christian Hartmann)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga minyak dunia memangkas sebagian kenaikan dalam perdagangan yang bergejolak setelah beredar laporan bahwa Amerika Serikat (AS) mengirimkan rencana untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Laporan tersebut menyebutkan Washington telah menyampaikan proposal berisi 15 poin kepada Iran.

Reuters mengonfirmasi informasi ini dengan mengutip sumber yang mengetahui hal tersebut, sementara The New York Times melaporkan rencana itu disampaikan melalui Pakistan.

Sebelumnya, media Israel Channel 12 yang pertama kali mengungkap kabar ini menyebutkan bahwa gencatan senjata selama satu bulan tengah disiapkan melalui mekanisme yang digarap utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Baca Juga: Harga Minyak: Potensi Melonjak ke US$ 130, Waspada Konflik Timur Tengah!

Sebelum kabar tersebut muncul, harga minyak sempat melonjak. Minyak Brent ditutup naik US$ 4,55 atau 4,55% ke level US$ 104,49 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat US$ 4,22 atau 4,79% ke US$ 92,35 per barel.

Namun, dalam perdagangan setelah penutupan, kenaikan itu terpangkas.

Harga Brent hanya naik tipis 13 sen atau 0,13% menjadi US$100,07 per barel pada pukul 16.59 waktu setempat. Sementara WTI naik 29 sen atau 0,33% ke level US$88,41 per barel.

Baca Juga: Harga Minyak Turun, Dipicu Prediksi Trump Tentang De-eskalasi Timur Tengah

“Pasar bereaksi cepat terhadap sinyal potensi meredanya konflik, sehingga tekanan pada harga mulai berkurang,” demikian gambaran respons pasar atas perkembangan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×