kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kenaikan Harga Jual Semen Menopang Kinerja Indocement (INTP)


Selasa, 01 November 2022 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas produksi semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) mencatatkan pendapatan Rp 11,66 triliun di sembilan bulan pertama 2022.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 11,66 triliun sepanjang periode sembilan bulan pertama 2022. Realisasi ini naik 9,85% dari pendapatan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,60 triliun

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Indocement Antonius Marcos mengatakan, kenaikan pendapatan disebabkan kenaikan harga yang telah dilakukan secara bertahap sejak awal tahun. Sampai saat ini, secara rata-rata, INTP telah mengerek harga jual berkisar 15% dibandingkan dengan tahun lalu.

Indocement mengerek harga jual untuk merespons kenaikan ongkos-ongkos produksi, terutama kenaikan biaya energi akibat kenaikan harga batubara dan bahan bakar lainnya.

“Kenaikan harga kami tersebut belum meng-cover seluruh kenaikan ongkos produksi tersebut sehingga hal ini tercermin dari laba usaha kami yang lebih rendah dibanding tahun lalu,” terang Marcos kepada Kontan.co.id, Selasa (1/11).

Baca Juga: Saham Emiten Semen Masih Loyo, Bagaimana Rekomendasinya?

INTP membukukan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 17,1% menjadi Rp 8,21 triliun dari sebelumnya Rp 7,01 triliun. Salah satu komponen yang naik adalah beban bahan bakar dan listrik yang naik 33,38% menjadi Rp 3,97 triliun.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2022, INTP membukukan penjualan sebesar 12 juta ton semen. Marcos mengatakan, penjualan ini turun tipis 2% dari periode yang sama tahun lalu. Namun, kenaikan harga jual menopang kinerja INTP.

Baca Juga: Pendapatan Naik, Laba Bersih Indocement (INTP) Turun 21,63% per Kuartal Ketiga 2022

Marcos pun masih optimistis terhadap kinerja industri semen. Menurut dia, pada umumnya kuartal keempat adalah kuartal yang sibuk, dimana biasanya semua proyek baik milik swasta maupun pemerintah mengejar target penyelesaian sehingga permintaan semen cenderung akan meningkat.

“Sejauh ini kami masih cukup optimistis target volume penjualan kami masih bisa tercapai,” tutup dia. INTP menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 2%-4% tahun ini.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×