kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kembali menguat, rupiah pada kurs tengah BI capai Rp 13.626 per dolar AS


Kamis, 23 Januari 2020 / 10:21 WIB
Kembali menguat, rupiah pada kurs tengah BI capai Rp 13.626 per dolar AS
ILUSTRASI. Rupiah terus menguat

Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) berhasil menguat. Kamis (23/1), pukul 10.00 WIB, rupiah di kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menguat ke Rp 13.626 per dolar Amerika Serikat, menguat 0,38% dibanding hari sebelumnya yang ada di Rp 13.678 per dolar AS.

Posisi rupiah ini sejalan dengan pergerakan mata uang Garuda di pasar spot. Mengutip Bloomberg, rupiah spot kembali mencetak rekor setelah berada di level Rp 13.610 per dolar AS. Ini jadi posisi terkuat rupiah sejak 20 Februari 2018 lalu.

Dengan penguatan 0,27% ini, rupiah juga menjadi mata uang paling kuat di kawasan. Padahal mayoritas mata uang Asia lainnya berada di zona merah.

Baca Juga: Bila BI turunkan suku bunga acuan, emiten properti bakal mendapat sentimen positif

Hanya, yen Jepang yang naik 0,16%, dolar Singapura menguat 0,03%, rupee India naik 0,02% dan ringgit Malaysia yang menguat tipis 0,01% di hadapan the greenback.

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di hari ini. Yuan turun 0,19%. Disusul, won Korea yang melemah 0,15% dan dolar Taiwan yang terkikis 0,10%.

Penguatan rupiah terjadi saat pasar masih menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dilaksanakan hari ini. Hasil survei Bloomberg memperlihatkan, 29 dari 34 ekonom memperkirakan BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5%. Sementara sisanya memprediksi pemangkasan 25 basis poin. 

Selain itu, pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo terkait penguatan rupiah di awal tahun ini juga berhasil menenangkan pasar. Asal tahu saja, saat ini rupiah menjadi mata uang paling ciamik di kawasan Asia setelah menguat 1,8% sepanjang 2020. 




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×