kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   0,00   0,00%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kelola Bandara Komodo, Cardig Aero Services (CASS) siapkan capex Rp 1,20 triliun


Senin, 10 Februari 2020 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah calon penumpang berjalan menuju pesawat di Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (22/1/2020).


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

"Kami mendukung program, visi, dan misi Pemerintah yang menargetkan agar jumlah penumpang di Airport Komodo ke depannya dapat mencapai 4 juta penumpang per tahun,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Kontan, Senin (10/2).

Sementara itu, pemerintah pun berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam bentuk pembebasan lahan yang akan dimulai tahun ini. Guna memastikan terealisasinya proyek ini, pemerintah juga memberikan dukungan dalam bentuk pemberian jaminan terhadap risiko-risiko yang mungkin timbul melalui Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).

Baca Juga: Bandara Komodo bakal berstatus bandara internasional mulai Juni nanti

Sebagai informasi, pengembangan Bandar Udara Komodo ini sekaligus merupakan bentuk realisasi dari target Pemerintah di tahun 2019-2024, untuk mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata prioritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×