kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kapasitas mentok, ini cara Madusari Murni (MOLI) meningkatkan kinerja


Kamis, 30 Agustus 2018 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Direksi PT Madusari Murni Indah


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) merencanakan berbagai strategi di tahun 2018 ini untuk bisa menggenjot pendapatan. Apalagi, perusahaan ini sudah memiliki kapasitas pabrik yang hampir 100% sehingga pertumbuhan pendapatan cenderung terbatas.

"Karena kapasitas kami sudah mentok, selain mencari laba dari selisih kurs, kami juga akan melakukan efisiensi," kata Yonky Saputra Sim, Direktur Keuangan MOLI, Kamis (30/8).

Hal tersebut juga tercermin dari kinerja perusahaan di semester I-2018. Meski laba naik 12%, pendapatan MOLI hanya naik tipis yakni sebesar 2%. Yonky bilang, hal ini akibat selisih kurs yang tinggi. Maklum, hampir separuh pendapatan perusahaan berasal dari pasar ekspor.

Hingga akhir 2018, perusahaan ini membidik kenaikan pendapatan 3%-4% menjadi Rp 1,1 triliun. Madusari berharap bisa mencatatkan kenaikan laba 30% dengan strategi yang sudah direncanakan perusahaan ini.

Madusari memang sedang berencana meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik. Tapi, pabrik ini baru beroperasi di akhir 2019. Dengan beroperasinya pabrik ini, diharapkan perusahaan bisa mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 50%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×