kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kapan anak usaha Garuda Indonesia IPO?


Selasa, 03 Desember 2013 / 15:39 WIB
ILUSTRASI. IMF Bakal Pangkas Prospek Pertumbuhan Global secara Substansial. REUTERS/Yuri Gripas/File Photo


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tampaknya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) belum akan melepas saham anak usaha melalui penawaran umum perdana saham (IPO) tahun depan. Pasalnya, hal itu bukan menjadi fokus perseroan di tahun 2014 yang merupakan tahun pemilihan umum (pemilu).

"Pokoknya fokus kami tahun depan rights issue GIAA," ujar Emirsyah Satar, Direktur Utama GIAA, Selasa (3/12). Hal itu dikemukakan Emir ketika ditanya mengenai rencana IPO PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFAA).

Ia tidak mengatakan kapan GMFAA akan merealisasikan rencana yang sudah digadang-gadang sejak tahun lalu itu. Emir hanya bilang, pihaknya hanya ingin mendapat valuasi yang optimal. 

Ia pernah bilang, targetnya, GMFAA bisa melepas 20% saham baru ke publik melalui IPO. Perusahaan penerbangan pelat merah ini sudah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai penasihat keuangan (advisor). 

Informasi saja, GMFAA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perbaikan dan pemeliharaan pesawat terbang. GIAA menguasai 99,99% saham GMFAA. Berdasarkan laporan keuangan Garuda per September 2013, total nilai aset sebelum eliminasi GMFAA sekitar US$ 197,63 juta. 

JAKARTA. Nampaknya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) belum akan melepas saham anak usaha melalui penawaran umum perdana saham (IPO) tahun depan. Pasalnya, hal itu bukan menjadi fokus perseroan di tahun 2014 yang merupakan tahun pemilihan umum (pemilu).

"Pokoknya fokus kami tahun depan rights issue GIAA," ujar Emirsyah Satar, Direktur Utama GIAA, Selasa (3/12). Hal itu dikemaukannya ketika ditanya mengenai rencana IPO PT Garuda Maintanance Facility Aero Asia (GMFAA).

Ia tidak mengatakan kapan GMFAA akan merealisasikan rencana yang sudah digadang-gadang sejak tahun lalu itu. Emir hanya bilang, pihaknya hanya ingin mendapat valuasi yang optimal. 

Ia pernah bilang, targetnya, GMFAA bisa melepas 20% saham baru ke publik melalui IPO. Perusahaan penerbangan pelat merah ini sudah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai pensihat keuangan (advisor). 

Informasi saja, GMFAA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perbaikan dan pemeliharaan pesawat terbang. GIAA menguasai 99,99% saham GMFAA. Berdasarkan laporan keuangan Garuda per September 2013, total nilai aset sebelum eliminasi GMFAA sekitar US$ 197,63 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×