kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Anak usaha Garuda Indonesia lepas 20% saham di BEI


Selasa, 19 Februari 2013 / 20:18 WIB
ILUSTRASI. Berikut inspirasi taman minimalis di samping rumah yang cantik dan estetik. Foto: Instagram @surfers.jungalow


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai mempersiapkan anak-anak usaha pelat merah untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Salah satunya adalah anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yakni PT Garuda Maintenance Facility (GMF).

"Jumlah saham yang dilepas maksimal 20%," tutur Emirsyah Satar, Direktur Utama GIAA.

BUMN penerbangan ini sudah menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai advisor initial public offering (IPO). Emir mengaku, saat ini, pihaknya masih dalam proses valuasi, sehingga belum tahu berapa potensi dana yang bisa diraih.

"Kalau value-nya sudah justified, baru kami IPO dan tentukan target dananya," jelas Emir.

Tahun lalu, GMF membukukan pendapatan sebesar Rp 2 triliun dengan laba bersih Rp 190 miliar. GMF merupakan salah satu anak usaha Garuda Indonesia yang digadang-gadang akan mencatatkan saham perdananya di BEI. Anak usaha perseroan lain yang juga disiapkan adalah Aerowisata Catering Service. Namun, kata Emir, GMF akan IPO terlebih dahulu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×