kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Jumlah kasus baru virus corona turun, harga minyak mentah langsung reli


Rabu, 19 Februari 2020 / 11:58 WIB
Jumlah kasus baru virus corona turun, harga minyak mentah langsung reli
ILUSTRASI. Harga minyak mentah menguat mendapat sentimen virus corona yang mulai turun

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga minyak mentah berhasil melejit di tengah optimisme pasar karena kasus virus corona baru turun untuk dua hari berturut-turut di China.

Mengutip Reuters, Rabu (19/2) pukul 11.40 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak pengiriman April 2020 di ICE Futures naik 59 sen atau 1% ke US$ 58,34 per barel. Ini membuat minyak Brent naik dalam tujuh hari berturut-turut. 

Sementara harga minyak West Taxas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Maret 2020 di Nymex naik 55 sen atau 1,1% menuju US$ 52,60 per barel.

Data terbaru Komisi Kesehatan China merilis, jumlah kasus baru virus corona mengalami penurunan dalam dua hari terakhir. Tetapi WHO menegaskan, tidak ada cukup data untuk mengetahui apakah wabah virus corona sudah berhasil di atasi.

Baca Juga: Korban meninggal kedua akibat virus corona terjadi di Hong Kong

Namun, sentimen tersebut sudah cukup membawa si emas hitam ini merangkak naik. Bahkan, kini minyak jenis Brent sudah hampir naik 10% sejak mencapai level terendahnya di tahun ini. 

Harga minyak mentah juga mendapat keuntungan setelah Amerika Serikat (AS) memberikan sanksi anak perusahaan Rosneft Rusia, yang menurut pemerintahan Presiden Donald Trump memberikan penyelamat keuangan bagi pemerintah Venezuela.

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi pada Rosneft Trading SA, unit yang berbasis di Jenewa.

Anak perusahaan Swiss "telah menjadi saluran utama Venezuela untuk menengahi kargo, yang menemukan jalannya terutama ke kilang di India dan Cina," kata Stephen Innes, kepala strategi pasar di AxiCorp.

Baca Juga: Harga minyak mentah bergerak tipis akibat dampak ekonomi virus corona

"Melambatkan saluran pasokan Asia ini akan memberikan beberapa dukungan untuk harga minyak," katanya.

Harga juga telah didukung oleh harapan bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya akan memperdalam pengurangan pasokan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×