kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.890   20,00   0,12%
  • IDX 8.952   66,81   0,75%
  • KOMPAS100 1.240   13,42   1,09%
  • LQ45 877   10,51   1,21%
  • ISSI 328   3,50   1,08%
  • IDX30 447   6,34   1,44%
  • IDXHIDIV20 528   7,58   1,46%
  • IDX80 138   1,63   1,19%
  • IDXV30 147   2,83   1,96%
  • IDXQ30 143   1,81   1,28%

Jual di Harga Pucuk, Pengendali Diamond Citra (DADA) Kantongi Cuan Rp 38,40 Miliar


Selasa, 13 Januari 2026 / 06:20 WIB
Jual di Harga Pucuk, Pengendali Diamond Citra (DADA) Kantongi Cuan Rp 38,40 Miliar
ILUSTRASI. Pemegang saham Diamond Citra Propertindo (DADA), Karya Permata, melepas 600 juta saham di tengah volatilitas tinggi.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), yakni PT Karya Permata Inovasi Indonesia berhasil mengantongi Rp 38,40 miliar dari penjualan saham DADA. 

Melansir keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Senin (12/1/2026), PT Karya Permata Inovasi Indonesia melakukan transaksi penjualan atas 600 juta saham DADA pada 7 Januari 2026. 

Setelah transaksi kepemilikan PT Karya Permata Inovasi Indonesia atas DADA tersisa 21,53% atau setara dengan 1,6 miliar saham. Sebelumnya, PT Karya Permata Inovasi Indonesia mendekap 2,2 miliar saham DADA atau setara 29,60%.

Adapun transaksi tersebut dilakukan secara langsung oleh PT Karya Permata Inovasi Indonesia di harga Rp 67 per saham. Pada perdagangan 7 Januari 2026, saham DADA bergerak di kisaran Rp 50–Rp 67. 

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham AMRT, ICBP, INCO, ISAT dan MBMA untuk Hari Ini (13/1)

Pada penutupan perdagangan 7 Januari 2026, saham DADA terbang hingga 20% ke posisi Rp 60. Penguatan berlanjut pada 8 Januari 2026, di mana saham DADA ditutup naik 5% ke level Rp 63. 

Atas permintaan Bursa Efek Indonesia, manajemen DADA memberikan penjelasan terhadap volatilitas sahamnya pada 9 Januari 2026. Manajemen DADA tidak mengetahui informasi atau fakta material yang memengaruhi harga sahamnya. 

Tak hanya itu, manajemen DADA mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 11 Tahun 2017.

 

Namun melesat dalam dua hari perdagangan, DADA tersungkur ke zona merah dengan melemah 7,94% ke level Rp 58 per saham pada 9 Januari 2025. Koreksi berlanjut hingga akhir perdagangan Senin (12/1/2026), saham DADA ditutup melemah 8,62% ke posisi Rp 53.   

Selanjutnya: AAUI: Lini Asuransi Kesehatan Masih akan Dihadapkan Sejumlah Tantangan

Menarik Dibaca: Dessert di Burger King Mulai Rp 5.000, Cek Promo Kupon Januari 2026 Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×