kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 18.004   41,00   0,23%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

JSMR yakin pendapatan tol tumbuh 13,5% tahun depan


Senin, 15 Desember 2014 / 13:43 WIB
ILUSTRASI. Cara alami yang efektif menurunkan kadar kolesterol dan asam urat tanpa obat.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) yakin terhadap pertumbuhan bisnisnya tahun depan. Emiten jalan tol ini menargetkan pendapatan di luar konstruksi mampu naik 13,5% dari Rp 7 triliun tahun ini menjadi Rp 7,95 triliun tahun depan.

“Ini karena mulai beroperasinya 3 ruas baru,” kata Direktur Keuangan JSMR, Reynaldi Hermansjah, kepada KONTAN, Senin, (15/12).

Tiga ruas tol yaang ditargetkan selesai tahun depan adalah Gempol-Pasuruan ruas Gempol-Rembang, Gempol-Pandaan, dan Surabaya-Mojokerto seksi IV Krian-Mojokerto. Ia menjelaskan bahwa Gempol-Pandaan akan beroperasi di semester satu. Sedangkan Gempol-Pasuruan ruas Gempol-Rembang dan Surabaya-Mojokerto seksi IV Krian-Mojokerto di semester dua.

JSMR hanya akan memulai satu pembangunan jalan tol baru di tahun depan. Jalan tol itu adalah Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi yang merupakan kerja sama antara 4 perusahaan pelat merah. Tol sepanjang 61,7 km tersebut menelan biaya investasi Rp 4,3 triliun. Di sana, JSMR memegang porsi 55%.

Pada kuartal ketiga 2014, JSMR mengantungi pendapatan Rp 6,67 triliun. Raihan itu turun 5,92% dari Rp 7,09 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini dikarenakan pendapatan konstruksi yang merosot 44,4% dari Rp 2,59 triliun ke posisi Rp 1,44 triliun.

Padahal pendapatan tol mampu naik 14,96% dari Rp 4,21 triliun menjadi Rp 4,84 triliun. Reynaldi yakin, JSMR mampu memenuhi target pendapatan di luar konstruksi sebesar Rp 7 triliun di penghujung tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×