kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Jika The Fed rate naik, IHSG akan terkoreksi


Selasa, 20 September 2016 / 21:05 WIB
Jika The Fed rate naik, IHSG akan terkoreksi


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pasar tengah menanti keputusan naik atau tidaknya suku bunga The Fed (Fed rate). Untuk jangka pendek, jika Fed rate naik berpotensi membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi.

Sebab, kenaikan suku bunga acuan pada umumnya akan membuat bunga deposito meningkat. Secara psikologis, pelaku pasar akan mencari instrumen yang bisa memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dan juga minim resiko. Sehingga, kenaikan Fed rate akan memicu adanya capital outflow.

"Jika dinaikkan, indeks jangka pendek akan tertekan menuju support sekitar 5.200," ujar analis Semesta Indovest Aditya Permana kepada KONTAN, Selasa (20/9).

Penurunan ini dengan menggunakan asumsi terkait kemungkinan rentang kenaikan Fed rate. Secara konsensus, 88% sampel memperkirakan Fed rate akan naik pada rentang 0,25% hingga 0,50%. Sinyal merah bagi IHSG akan muncul jika ternyata kenaikan Fed rate melebihi level 0,50%.

Sebaliknya, indeks akan kembali rebound jika Fed rate batal dinaikan. IHSG akan menjauhi batas level 5.300 jika skenario ini yang terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×