kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Jika The Fed rate naik, IHSG akan terkoreksi


Selasa, 20 September 2016 / 21:05 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pasar tengah menanti keputusan naik atau tidaknya suku bunga The Fed (Fed rate). Untuk jangka pendek, jika Fed rate naik berpotensi membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi.

Sebab, kenaikan suku bunga acuan pada umumnya akan membuat bunga deposito meningkat. Secara psikologis, pelaku pasar akan mencari instrumen yang bisa memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dan juga minim resiko. Sehingga, kenaikan Fed rate akan memicu adanya capital outflow.

"Jika dinaikkan, indeks jangka pendek akan tertekan menuju support sekitar 5.200," ujar analis Semesta Indovest Aditya Permana kepada KONTAN, Selasa (20/9).

Penurunan ini dengan menggunakan asumsi terkait kemungkinan rentang kenaikan Fed rate. Secara konsensus, 88% sampel memperkirakan Fed rate akan naik pada rentang 0,25% hingga 0,50%. Sinyal merah bagi IHSG akan muncul jika ternyata kenaikan Fed rate melebihi level 0,50%.

Sebaliknya, indeks akan kembali rebound jika Fed rate batal dinaikan. IHSG akan menjauhi batas level 5.300 jika skenario ini yang terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×