kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

Jenuh jual, Wall Street kembali cerah


Rabu, 04 April 2018 / 06:02 WIB
Jenuh jual, Wall Street kembali cerah
ILUSTRASI. Bursa AS


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street membalikkan posisi penurunan dengan kenaikan tinggi pada perdagangan Selasa (3/4). Dow Jones Industrial Average menguat 1,65% ke 24.033,36 pada perdagangan yang berakhir pagi ini.

Indeks S&P 500 pun menguat 1,26% ke 2.614,28 dan berada di atas support. Indeks Nasdaq menanjak 1,04% dalam sehariĀ  ke level 6.941,28.

"Ini merupakan reaksi atas kondisi jenuh jual," kata Bruce Bittles, chief investment strategist Baird kepada CNBC. Setelah kenaikan ini, pasar perlu melihat volume perdagangan yang lebih tinggi pada sembilan saham yang naik. Ini untuk mengonfirmasi adanya tren kenaikan.

"Kecuali ada hal itu, seluruh kenaikan mungkin tidak bertahan," kata dia.

Amazon menunjukkan dirinya sebagai saham yang tahan banting. Sempat turun karena serangan Presiden Amerika Serikat (AS) donald Trump di Twitter, harga saham Amazon menguat 1,5% di akhir perdagangan. Saham Amazon menguat lagi setelah Bloomberg yang mengutip sumber anonim mengatakan bahwa Gedung Putih tidak berniat mengambil langkah apa pun terhadap emiten ritel ini.

"Pada suatu titik, investor perlu kembali ke fundamental dan bursa masih mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik," kata Scott Brown, chief economist Raymond James kepada Reuters. Dia menambahkan, kekhawatiran sesungguhnya bagi investor asdalah kebijakan perdagangan.

Kebijakan ini berubah hampir tiap hari. "Ketika kebijakan bergeser dari paradigma perdagangan bebas, pasar akan melenceng," kata Brown.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×