kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Jenuh beli, euro disalip dollar AS


Kamis, 13 Juli 2017 / 20:44 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Testimosi Gubernur The Fed Janet Yellen yang bernada dovish sempat memicu penguatan euro terhadap dollar AS. Sayang, penguatan ini tak berlangsung lama akibat koreksi teknikal yang dialami euro.

Mengutip Bloomberg, Kamis (13/7) pukul 18.52 WIB, pairing EUR/USD turun 0,23% ke level 1,1386 dibanding hari sebelumnya.

Analis PT Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono bilang, laju euro mulai tertahan karena posisinya yang sedang diambang jenuh beli. "Penguatan euro mulai terbatas karena secara teknikal posisinya sedang di ambang batas overbought level konsolidasinya," kata Wahyu, Kamis.

Namun, menruut Wahyu, pelemahan ini tidak ada hubungannya dengan pidato Yellen pada Kamis (12/7) dini hari. Pidatonya yang bernada dovish justru melemahkan posisi USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya seperti JPY dan GBP.

Prediksi Wahyu, pelemahan euro terhadap dollar AS akan berlanjut. Pasalnya, pergerakan teknikal EUR masih belum mendukung penguatan terhadap USD. Walau begitu, ada kesempatan bagi euro untuk menguat dalam jangka waktu menengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×