Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bakal terimbas kebijakan perubahan harga minimum saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai 28 September 2026. Menjelang perubahan harga minimum, investor institusi asing memborong jutaan saham GOTO dengan harga di bawah harga pasar.
BEI menurunkan batas harga minimum perdagangan saham dari sebelumnya Rp50 per saham menjadi Rp1 per saham. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada Senin (28/9/2026).
Perubahan ketentuan tersebut diatur melalui dua Surat Keputusan (SK) Direksi BEI Nomor Kep-00136/BEI/09-2026 mengenai Perubahan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.
Harga saham GOTO sudah berada di level dasar Rp 50 sejak 5 Mei 2026. Diprediksi, harga saham GOTO akan bergerak ketika batas harga minimum Rp 1 berlaku.
Baca Juga: Bitcoin dan Ether Naik Lebih dari 14% dalam Sepekan, Ini Prospeknya hingga Akhir 2026
Sebelum kebijakan penurunan batas harga minimum berlaku, Morgan Stanley and Co International PLC melakukan pembelian saham GOTO pada 18 September 2026 dengan tujuan investasi (investment).
Berdasarkan laporan yang disampaikan, Morgan Stanley menambah kepemilikan sebanyak 400 juta saham biasa GOTO dengan harga pembelian Rp 27 per saham.
Kepemilikan Morgan Stanley di GOTO Naik
Setelah transaksi pembelian tersebut, kepemilikan Morgan Stanley di GOTO meningkat dari 80.539.349.984 saham menjadi 80.939.349.984 saham.
Adapun persentase hak suara Morgan Stanley naik dari 6,9951% menjadi 7,0299%. Dengan demikian, terdapat peningkatan kepemilikan sebesar 0,0348 poin persentase.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














