kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Jayamas Medica Industri (OMED) Bidik Ekspor ke Pasar Amerika


Kamis, 08 Mei 2025 / 14:27 WIB
Jayamas Medica Industri (OMED) Bidik Ekspor ke Pasar Amerika
ILUSTRASI. Emiten alat kesehatan terintegrasi, PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) tengah melirik potensi pasar internasional untuk melakukan ekspor peralatan kesehatan.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten alat kesehatan terintegrasi, PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) tengah melirik potensi pasar internasional untuk melakukan ekspor peralatan kesehatan. 

Direktur Sales & Marketing Jayamas Medica Industri Louis Hartanto mengatakan, OMED sedang memasuki fase baru dengan ekspansi ke pasar internasional yang di terlihat menjanjikan. 

Pasalnya, kenaikan tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 245% terhadap produk jarum suntik asal China, membuka peluang strategis bagi produsen alat kesehatan dari negara lain. 

“Merespons pergeseran rantai pasok global ini, OMED mulai mendapatkan minat yang signifikan dari calon pembeli di pasar AS untuk produk jarum suntik,” kata Louis dalam keterangan resmi, Kamis (8/5). 

Baca Juga: Menilik Kemampuan Indonesia Mengurangi Ketergantungan Impor Alat Kesehatan

Louis mengatakan potensi ekspor ini akan memperkuat posisi OMED sebagai pelaku dalam rantai suplai alat kesehatan global sekaligus membuka babak baru pertumbuhan berbasis ekspor. 

Dia bilang raihan kinerja di kuartal I-2025 ini, merupakan landasan bagi OMED untuk mempercepat implementasi untuk 2025. Termasuk untuk mengakselerasi ekspansi di pasar internasional. 

“Dengan peluang pertumbuhan pasar ekspor yang semakin terbuka, kami yakin 2025 akan menjadi tahun penting dalam memperluas nilai tambahan bagi pemegang saham,” kata Louis. 

Melansir laporan keuangan per 31 Maret 2025, OMED meraup pendapatan sebesar Rp 436,3 miliar. Ini meningkat dari posisi kuartal I-2024 sebesar Rp 427,4 miliar. 

Kenaikan pendapatan ini sejalan dengan meningkatnya jumlah volume penjualan. Selama periode Januari–Maret 2025, volume penjualan OMED naik 4,12% secara tahunan menjadi 611,3 juta unit. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×