kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.175   9,00   0,05%
  • IDX 5.032   -65,62   -1,29%
  • KOMPAS100 648   -7,84   -1,19%
  • LQ45 512   -3,34   -0,65%
  • ISSI 169   -2,63   -1,54%
  • IDX30 288   -1,06   -0,37%
  • IDXHIDIV20 389   0,24   0,06%
  • IDX80 75   -0,77   -1,02%
  • IDXV30 108   0,91   0,85%
  • IDXQ30 97   -0,30   -0,31%

Jasa Marga (JSMR) masuk bisnis internet, garap jaringan fiber optik di tol Trans Jawa


Jumat, 25 Juni 2021 / 08:00 WIB


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melebarkan bisnisnya. Kali ini, JSMR melalui anak usahanya PT Jasa Marga Related Bisnis (JMRB) berekspansi ke bisnis internet dengan membangun fiber optic untuk data internet di sepanjang jalan tol Trans Jawa.

Asal tahu saja, sampai saat ini Jasa Marga telah menguasai panjang tol Trans Jawa sepanjang 1.167 kilometer (km).

Direktur Utama PT Jasa Marga, Subakti Syukur menjelaskan, JMRB nantinya akan memanfaatkan infrastruktur jalan toll milik Jasa Marga berusaha memanfaatkan semua potensi yang ada.

“Jasa Marga melalui Anak Usahanya yaitu PT Jasamarga Related Business (JMRB) tengah berupaya mengoptimalkan bisnis prospektif di sepanjang koridor jalan tol, salah satunya adalah bisnis utilitas digital,” kata Subakti saat dihubungi Kontan.co.id, Jakarta, Kamis (24/5).

Baca Juga: Bisnis Indihome TLKM terancam lagi, kini giliran Jasa Marga (JSMR) bisnis Internet

Lebih lanjut, dia bilang saat ini ekspansi tersebut masih mengkaji investasi yang akan dilakukan pada infrastruktur jaringan fiber optic di sepanjang Jalan Tol Transjawa untuk memaksimalkan potensi ROW tol yang dimiliki Jasa Marga.

Sehingga pihaknya belum dapat menyampaikan lebih lanjut terkait total investasi yang dibutuhkan untuk merambah ke bisnis digital.

“Kami berharap ekspansi ini dapat meningkatkan kontribusi bisnis lainnya dalam mendongkrak pendapatan usaha Jasa Marga, sehingga perusahaan tidak hanya mengandalkan pendapatan tol saja,” sambung dia.

Subakti juga menilai saat ini dan di masa depan, bisnis internet data memiliki potensi yang semakin besar seiring dengan banyaknya aplikasi online. Apalagi dengan adanya infrastruktur 5G di Indonesia.

 

Selanjutnya: Ekspansi ke layanan internet broadband, Iconnet bidik 100.000 pengguna tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×