Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memberi pendanaan anak usahanya di Bali melalui skema Sustainability Linked Financing (SLF). Melalui PT Jasamarga Bali Tol (JBT), Jasa Marga telah menandatangani perjanjian pembiayaan dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) senilai maksimal Rp 1,57 triliun.
Perjanjian pembiayaan tersebut resmi ditandatangani JBT dan BSI pada 30 Juli 2026. Fasilitas ini merupakan pembiayaan investasi untuk aset Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa.
Baca Juga: Tawarkan Kupon Lebih Rendah dan Likuiditas Ketat, Penjualan SR025 Bisa Seret
Menurut Trias Andriyanto Corporate Secretary JSMR dalam keterbukaan informasi di BEI pada Kamis (27/8/2026), fasilitas tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok dan/atau bunga atas Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham (Shareholder Loan) antara JBT dan Jasa Marga.
Nilai fasilitas pembiayaan tersebut mencapai maksimal Rp 1.567.559.045.386.
JBT merupakan pengelola Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa dan dikendalikan langsung oleh Jasa Marga. Per 30 Juli 2026, Jasa Marga tercatat memiliki 64,44% saham JBT.
Adapun pemegang saham JBT lainnya terdiri atas PT Pelabuhan Indonesia sebesar 13,86%, Pemerintah Provinsi Bali 6,32%, Pemerintah Kabupaten Badung 6,32%, PT Angkasa Pura Indonesia 6,31%, PT Adhi Karya Tbk 0,79%, PT Hutama Karya Tbk 0,79%, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia 0,79%, serta PT Wijaya Karya Tbk 0,40%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














