kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Batubara dan emas mulai atraktif pekan ini, cermati saham-saham berikut


Kamis, 28 Mei 2020 / 22:44 WIB
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/5/2020). IHSG ditutup melemah 2,7 poin atau 0,06 persen di level 4.545,95. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Untuk komoditas logam dasar (basic metals), Andy memperkirakan harga nikel dan timah global akan diperdagangkan dua arah pekan ini. Risiko kenaikan harga untuk kedua komoditas akan datang dari sisi penawaran, sedangkan risiko penurunan harga akan muncul dari sisi permintaan.

Untuk komoditas crude palm oil, Andy melihat ada katalis penurunan harga yang datang dari dalam negeri. Catatan Andy, Indonesia akan menaikkan retribusi ekspor CPO sebesar US$ 5 per ton menjadi US$ 55 per ton pada bulan Juni mendatang. Keputusan ini dibuat mengikuti dinamika harga CPO global.

Baca Juga: United Tractors (UNTR) Pangkas Target Penjualan Alat Berat

Sebagai catatan, Indonesia mengumpulkan retribusi ekspor CPO melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang akan menggunakan retribusi tersebut untuk pengembangan dan insentif biodiesel.

“Secara keseluruhan, kami memperkirakan bahwa harga CPO global akan kurang menarik pekan ini,” tutup Andy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×