kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jadi fokus tahun depan, Bakrieland (ELTY) masih kaji skema restrukturisasi utang


Rabu, 04 Desember 2019 / 19:27 WIB
Jadi fokus tahun depan, Bakrieland (ELTY) masih kaji skema restrukturisasi utang
ILUSTRASI. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) masih menyiapkan skema restrukturisasi utang guna menekan beban kewajiban.

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) masih menyiapkan skema restrukturisasi utangĀ guna menekan beban kewajiban sehingga bisa kembali mencatatkan laba. Penyelesaian utang ini akan menjadi fokus ELTY pada tahun depan.

Yudy Rizard Hakim, Corporate Secretary Bakrieland Development mengatakan, tujuan restrukturisasi utang itu agar ELTY segera mencatatkan keuntungan. Ia menyebut, akibat memiliki kewajiban membayar utang, ELTY masih mencatatkan kerugian.

Baca Juga: Suspensi saham Bakrieland Development (ELTY) dicabut pada Rabu (4/12)

"Karena komposisi terbesar kerugian akibat membayar hutang," ujarnya di Jakarta, Rabu (4/12). Ia melanjutkan hingga kuartal III 2019, ELTY telah melakukan pembayaran utang sebesar Rp 503 miliar.

ELTY telah memiliki dua rencana kerja untuk di tahun depan. Yakni penyelesaian utang serta fokus pengembangan hunian segmen menengah dan pendapatan berulang.

Untuk rencana restrukturisasi utang, ELTY belum buka-bukaan soal detal skemanya. Yang jelas, ada beberapa opsi telah disiapkan untuk penyelesaian utang ELTY.

"Bisa meminta keringanan ke bank, menjual aset, dan lain sebagainya," ujarnya.

Baca Juga: Bakrieland Development (ELTY) menggarap tiga proyek usai restrukturisasi utang

Menilik laporan keuangan ELTY, hingga kuartal III 2019 ELTY mencatatkan total liabilitas Rp 3,6 triliun, turun 8,62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 3,94 triliun.

Sedangkan untuk proyek yang disiapkan pada tahun depan, Yudy mengatakan, ELTY berencana mengembangkan enam proyek. Tiga proyek berlokasi di Bogor, sisanya tersebar di Sidoarjo, Lampung, dan Jakarta.




TERBARU

Close [X]
×