kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

ITCE fokus jaga keberlanjutan industri timah


Senin, 28 Agustus 2017 / 14:59 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Indonesia Commodity and Derivatif Exchange (ICDX) kembali menggelar Tin Conference & Exhibition (ITCE) 2017. Hajatan yang berlangsung pada 27-29 Agustus 2017 di Nusa Dua, Bali ini, merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan bursa komoditas tersebut.

Acara tahun ini mengusung tema "Tin Beyond Boundaries: Integrating the Tin Industry for Sustainable Economic Growth".

Komisaris ICDX KH. Said Aqil Siroj mengatakan, tujuan penyelenggaraan ITCE adalah sebagai ajang pertukaran informasi para pelaku timah dari dalam maupun mancanegara. "Selain itu, untuk mendapat masukan bagi pengembangan industri timah Indonesia," kata Said dalam pidato pembukaan, Senin (28/8).

Menteri ESDM Ignasius Jonan yang hadir dalam acara tersebut menyatakan, dengan volume ekspor timah sebanyak 70.000 ton per tahun, pemerintah berharap kegiatan pertambangan timah bisa berlangsung berkelanjutan, mengingat timah termasuk dalam komoditas yang tidak bisa diperbaharui.

Meski ICDX baru berjalan selama lima tahun, pemerintah mengapresiasi keberadaan ICDX. Indonesia telah memliki acuan harga timah ekspor. "Pemerintah berharap ICDX bisa menetapkan fair price dari produksi timah dalam negeri," kata Ignasius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×