kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Isu geopolitik membebani rupiah


Selasa, 20 Desember 2016 / 17:29 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Isu keamanan di sejumlah wilayah turut memberi dampak negatif pada mata uang Garuda. Di Pasar Spot, Selasa (20/12) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 0,37% ke level Rp 13.438 dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia rupiah melemah tipis 0,08% ke level Rp 13.391.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, serangkaian insiden mulai dari kecelakaan truk di Jerman yang menewaskan sembilan orang dan 50 orang lebih luka - luka hingga penembakan Duta Besar Rusia di Turki membuat pasar saham turun.

Hal ini mendorong kembali minat terhadap aset aman alias safe haven, salah satunya dollar AS. "Kondisi tersebut memicu pelemahan rupiah di tengah minimnya sentimen dari dalam negeri," ujarnya.

Di samping itu, tren penguatan dollar AS masih terjaga oleh kenaikan suku bunga The Fed. Padahal, jika menengok kondisi fundamental dalam negeri sebenarnya cukup positif, terlihat dari data inflasi hingga neraca perdagangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×