kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Isu geopolitik membebani rupiah


Selasa, 20 Desember 2016 / 17:29 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Isu keamanan di sejumlah wilayah turut memberi dampak negatif pada mata uang Garuda. Di Pasar Spot, Selasa (20/12) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 0,37% ke level Rp 13.438 dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia rupiah melemah tipis 0,08% ke level Rp 13.391.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, serangkaian insiden mulai dari kecelakaan truk di Jerman yang menewaskan sembilan orang dan 50 orang lebih luka - luka hingga penembakan Duta Besar Rusia di Turki membuat pasar saham turun.

Hal ini mendorong kembali minat terhadap aset aman alias safe haven, salah satunya dollar AS. "Kondisi tersebut memicu pelemahan rupiah di tengah minimnya sentimen dari dalam negeri," ujarnya.

Di samping itu, tren penguatan dollar AS masih terjaga oleh kenaikan suku bunga The Fed. Padahal, jika menengok kondisi fundamental dalam negeri sebenarnya cukup positif, terlihat dari data inflasi hingga neraca perdagangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×