kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Isu geopolitik membebani rupiah


Selasa, 20 Desember 2016 / 17:29 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Isu keamanan di sejumlah wilayah turut memberi dampak negatif pada mata uang Garuda. Di Pasar Spot, Selasa (20/12) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 0,37% ke level Rp 13.438 dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia rupiah melemah tipis 0,08% ke level Rp 13.391.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, serangkaian insiden mulai dari kecelakaan truk di Jerman yang menewaskan sembilan orang dan 50 orang lebih luka - luka hingga penembakan Duta Besar Rusia di Turki membuat pasar saham turun.

Hal ini mendorong kembali minat terhadap aset aman alias safe haven, salah satunya dollar AS. "Kondisi tersebut memicu pelemahan rupiah di tengah minimnya sentimen dari dalam negeri," ujarnya.

Di samping itu, tren penguatan dollar AS masih terjaga oleh kenaikan suku bunga The Fed. Padahal, jika menengok kondisi fundamental dalam negeri sebenarnya cukup positif, terlihat dari data inflasi hingga neraca perdagangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×