kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Isu geopolitik membebani rupiah


Selasa, 20 Desember 2016 / 17:29 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Isu keamanan di sejumlah wilayah turut memberi dampak negatif pada mata uang Garuda. Di Pasar Spot, Selasa (20/12) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 0,37% ke level Rp 13.438 dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia rupiah melemah tipis 0,08% ke level Rp 13.391.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, serangkaian insiden mulai dari kecelakaan truk di Jerman yang menewaskan sembilan orang dan 50 orang lebih luka - luka hingga penembakan Duta Besar Rusia di Turki membuat pasar saham turun.

Hal ini mendorong kembali minat terhadap aset aman alias safe haven, salah satunya dollar AS. "Kondisi tersebut memicu pelemahan rupiah di tengah minimnya sentimen dari dalam negeri," ujarnya.

Di samping itu, tren penguatan dollar AS masih terjaga oleh kenaikan suku bunga The Fed. Padahal, jika menengok kondisi fundamental dalam negeri sebenarnya cukup positif, terlihat dari data inflasi hingga neraca perdagangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×