kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Isu Brexit kembali menyeret GBP


Senin, 06 Juni 2016 / 21:10 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Isu keluarnya Inggris dari Uni Eropa alias Brexit kembali menyeret GBP. Imbasnya, mata uang poundsterling terpukul oleh EUR.

Mengutip Bloomberg, Senin (6/6) pukul 19.29 WIB, pasangan EUR/GBP menguat 0,7% ke level 0,78838 dibanding sehari sebelumnya.

Wahyu Tri Wibowo, analis PT Central Capital Futures mengatakan, pergerakan GBP sebenarnya masih stabil.

Namun, polling terakhir terkait Brexit menunjukkan warga Inggris menginginkan keluar dari Uni Eropa. "Sentimen ini sebenarnya sudah diantisipasi pasar, tetapi menjadi bagian dari penguat EUR/GBP," tuturnya.

Di sisi lain, EUR berhasil unggul di depan GBP lantaran mersepon kemungkinan The Fed tidak menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

"Kebijakan The Fed turut mempengaruhi EUR. Saat tenaga kerja AS buruk, EUR mengalami kenaikan cukup kuat," imbuh Wahyu.

Wahyu memprediksi EUR/GBP berpeluang melanjutkan penguatan. GBP menanti data Halifax HPI dengan prediksi naik ke level 0,3% dari sebelumnya minus 0,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×