kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.092   57,00   0,32%
  • IDX 6.152   -33,86   -0,55%
  • KOMPAS100 803   -3,60   -0,45%
  • LQ45 611   -1,65   -0,27%
  • ISSI 213   -1,03   -0,48%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 425   -1,93   -0,45%
  • IDX80 92   -0,26   -0,28%
  • IDXV30 116   -0,11   -0,10%
  • IDXQ30 110   -0,32   -0,29%

IPCC Catatkan Pertumbuhan Volume Kargo 13,86% pada Semester I-2026


Selasa, 28 Juli 2026 / 14:23 WIB
IPCC Catatkan Pertumbuhan Volume Kargo 13,86% pada Semester I-2026
ILUSTRASI. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat pertumbuhan volume kargo konsolidasi sebesar 13,86% secara tahunan hingga Juni 2026 (Dok/IPCC)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat pertumbuhan volume kargo konsolidasi sebesar 13,86% secara tahunan hingga Juni 2026. Kinerja ini ditopang kenaikan aktivitas bongkar muat kendaraan, alat berat, bus, dan truk di seluruh terminal yang dikelola IPCC.

Kenaikan volume tersebut setara tambahan 74.886 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, jumlah kapal yang dilayani mencapai 1.901 ship calls, meningkat 18,37% dibandingkan realisasi semester I-2025.

Berdasarkan segmen usaha, volume kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) mencapai 446.406 unit atau tumbuh 4,98% secara tahunan. Adapun volume truk dan bus melonjak 53,52% menjadi 152.078 unit, sedangkan alat berat meningkat 4,35% menjadi 16.562 unit.

Direktur Operasi dan Teknik merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama IPCC, Bagus Dwipoyono, mengatakan peningkatan volume bongkar muat menunjukkan aktivitas logistik kendaraan masih tumbuh sehingga IPCC terus memperkuat kapasitas layanan dan efisiensi operasional.

Baca Juga: UNSP Siap Eksekusi Private Placement, Konversi Utang Rp 4,35 Triliun Jadi Saham

"Kami terus mendorong transformasi layanan berbasis teknologi, penguatan efisiensi proses handling kargo, serta pengembangan jaringan Terminal Satelit agar pertumbuhan IPCC semakin merata dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Bagus bilang prospek usaha IPCC juga ditopang perbaikan industri otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, wholesales kendaraan nasional mencapai 398.662 unit sepanjang Januari hingga Juni 2026 atau meningkat 14,34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, volume ekspor CBU yang ditangani IPCC meningkat 11,78% menjadi 191.199 unit. Vietnam menjadi negara tujuan ekspor terbesar.

"Peningkatan aktivitas ekspor tersebut turut mendukung pertumbuhan operasional IPCC pada semester pertama tahun ini," kata Bagus.

 

Dia menambahkan IPCC akan terus memanfaatkan pertumbuhan ekspor otomotif, termasuk kendaraan listrik dan kendaraan hibrida, sebagai salah satu penopang kinerja operasional hingga akhir 2026.

"Ke depan, kami berusaha agar kinerja IPCC dapat terus melampaui atau menyamai capaian tahun lalu, seiring kesiapan kami menyambut pertumbuhan arus kendaraan listrik dan hibrida," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×