kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Investor profit taking, harga emas ikut terbanting


Selasa, 12 April 2011 / 15:06 WIB
ILUSTRASI. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menambahkan tiga gejala baru infeksi virus corona.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Kontrak harga emas melorot. Pemicunya, investor melakukan profit taking setelah harga emas menyentuh rekor tertinggi. Selain itu, pemangkasan prediksi pertumbuhan ekonomi AS dan Jepang oleh International Monetary Fund (IMF) juga menimbulkan spekulasi kalau tingkat inflasi akan mereda.

Asal tahu saja, pada pukul 16.16 waktu Singapura, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat turun 0,4% menjadi US$ 1.456,78 per troy ounce setelah ngendon di rekor tertinggi pada posisi US$ 1.478,18 per troy ounce. Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran Juni di New York turun 0,7% menjadi US$ 1.457,70 per troy ounce dari rekor tertinggi di level US$ 1.478.

"Reli yang terjadi pada harga emas mulai mengalami guncangan seiring adanya potensi aksi jual investor," jelas Eugen Weinberg, head of commodity research Commerzbank AG.

Pendapat senada diungkapkan oleh Ong Yi Ling, analis Phillip Futures Pte. Dia bilang, investor saat ini berlomba-lomba melakukan aksi ambil untung setelah harga emas reli ke posisi tertinggi sepanjang sejarah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×