kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Investor menunggu the Fed, harga CPO melandai


Rabu, 19 Juni 2013 / 13:18 WIB
ILUSTRASI. Proyeksi pergerakan rupiah untuk Senin (10/1)


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Harga kontrak crude palm oil (CPO) turun untuk kali pertama dalam empat hari terakhir pada transaksi perdagangan hari ini (19/6). Mengutip situs Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak CPO untuk pengantaran September turun sebesar 0,8% menjadi 2.449 ringgit atau US$ 775 per metrik ton di Bursa Malaysia Derivatives. Sementara, pada penutupan sesi pagi, kontrak yang sama berada di level 2.454 ringgit.

Kemarin, harga kontrak CPO naik menjadi 2.468 ringgit. Ini merupakan level penutupan tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 22 Maret lalu.

Menurut analis, pergerakan harga CPO hari ini dipengaruhi oleh aksi wait and see trader mengenai data ekspor CPO apakah akan tetap bertahan atau sebaliknya. "Secara fundamental, banyak sentimen yang mendukung pasar CPO. Sentimen negatif juga terbatas, karena pada saat harga CPO berada di level bawah, banyak sokongan yang akan datang," jelas Vijay Mehta, director Commodity Links Pte di Singapura.  

Sekadar tambahan informasi, data Intertek menunjukkan, pada 15 Juni lalu, tingkat ekspor CPO dari Malaysia melompat 18% menjadi 709,860 metrik ton untuk 15 hari pertama bulan ini. Sementara, pada periode yang sama, tingkat pengiriman CPO naik 16% menjadi 707,148 ton.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×