kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Investor menjual saham eksportir Jepang


Jumat, 15 Februari 2013 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas konstruksi proyek jalan Tol Solo - Yogyakarta - Bandara YIA Kulon Progo.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Jepang memberi sinyal merah pada transaksi pagi (15/2). Pada pukul 09.57 waktu Tokyo, indeks Topix terpangkas 1,2% menjadi 943,20. Sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,9% menjadi 11.208,46.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Jepang. Beberapa di antaranya yakni saham eksportir Jepang seperti Honda Motor Co yang turun 2,3%, Trend Micro Inc turun 8,5%, Kirin Holdings Co turun 6,9%, dan Tokyo Electric Power naik 5,4%.

Aksi jual yang melanda bursa Negeri Sakura terjadi setelah menteri keuangan Rusia menyatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam G-20 harus berupaya keras menjauhi praktek manipulasi mata uang. Selain itu, data mengenai kinerja emiten juga cukup mengecewakan.

"Investor saat ini menunggu apakah pertemuan G-20 pada pekan ini akan menyebabkan depresiasi terhadap yen," jelas Hiroaki Hiwada, strategist Toyo Securities Co. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×