kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Investor menahan diri, rupiah melemah


Kamis, 05 Juli 2012 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dalam jumpa pers di akhir pertemuan para Menteri Luar Negeri NATO di markas besar aliansi di Brussel, Belgia, Rabu (24/3/2021). Olivier Hoslet/Pool via REUTERS.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. Rupiah terlihat melemah terhadap dollar AS di pagi ini. Pada Kamis (5/7), pasangan (USD/IDR) terdepresiasi ke posisi 9.384, dari 9.367 di hari sebelumnya.

Kepala Riset Divisi Treasury Bank BNI Nurul Etti Nurbaeti memperkirakan, untuk hari ini (5/7) rupiah potensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi.

"Pelaku pasar global diprediksi cenderung menahan diri sambil menantikan keputusan ECB & BOE malam nanti, hingga berpotensi memberi sentimen positif untuk rupiah, " kata Nurul, Kamis (5/7). Walaupun di sisi lain upgrade atau kenaikan peringkat Filipina oleh S&P berpotensi memberi angin segar untuk perdagangan obligasi domestik.

Nurul melihat aliran capital inflow ke bursa saham dalam negeri diprediksi berlanjut meski rawan aksi profit taking .

"Profit taking ini berpeluang menggiring IHSG ke support di akan 4.000-an.", jelasnya. Namun Nurul percaya penjagaan BI yang intensif akan mengamankan rupiah untuk bergerak stabil di kisaran Rp 9.300-Rp 9.400-an per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×