kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Investor menahan diri, rupiah melemah


Kamis, 05 Juli 2012 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dalam jumpa pers di akhir pertemuan para Menteri Luar Negeri NATO di markas besar aliansi di Brussel, Belgia, Rabu (24/3/2021). Olivier Hoslet/Pool via REUTERS.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas

JAKARTA. Rupiah terlihat melemah terhadap dollar AS di pagi ini. Pada Kamis (5/7), pasangan (USD/IDR) terdepresiasi ke posisi 9.384, dari 9.367 di hari sebelumnya.

Kepala Riset Divisi Treasury Bank BNI Nurul Etti Nurbaeti memperkirakan, untuk hari ini (5/7) rupiah potensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi.

"Pelaku pasar global diprediksi cenderung menahan diri sambil menantikan keputusan ECB & BOE malam nanti, hingga berpotensi memberi sentimen positif untuk rupiah, " kata Nurul, Kamis (5/7). Walaupun di sisi lain upgrade atau kenaikan peringkat Filipina oleh S&P berpotensi memberi angin segar untuk perdagangan obligasi domestik.

Nurul melihat aliran capital inflow ke bursa saham dalam negeri diprediksi berlanjut meski rawan aksi profit taking .

"Profit taking ini berpeluang menggiring IHSG ke support di akan 4.000-an.", jelasnya. Namun Nurul percaya penjagaan BI yang intensif akan mengamankan rupiah untuk bergerak stabil di kisaran Rp 9.300-Rp 9.400-an per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×