kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Investasi PLTA di Indonesia Terganjal Harga


Rabu, 31 Maret 2010 / 23:56 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie

JAKARTA. Salah satu bentuk investasi pembangkit listrik yang sulit ke Indonesia masuk adalah Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA).

Menurut Anggota Komite Penanaman Modal Bidang Teknologi Energi, BKPM, Meirios Moechtar, sebenarnya banyak yang berminat untuk masuk. Sayangnya para investor terbentur soal harga. Sehingga mereka lebih tertarik untuk berinvestasi di Jerman, Denmark dan beberapa negara lainnya.

Selain persoalan harga, masih di tambah dengan adanya peraturan daerah yang seringkali menjadi hambatan birokrasi. "Amerika juga pernah mau kerjasama dengan Sumitomo Jepang, tapi PLN cuma berani beli segini dan tidak cocok," tutur dia.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat setidaknya pada tahun ini nilai investasi untuk sektor kelistrikan mencapai US$ 2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×